Skip to main content

Postcard #1: Vatican

The one and only post office in Vatican
Postcards and travelling are so closely related.

I learned it for the first time when my friend told me that she has sent many postcards to Indonesia while she was staying in Germany. I laughed at her at first but the more I travel, I realized that even though postcards do not too popular in Indonesia, but it IS in other countries. And, postcards are the CHEAPEST authentic souvenirs you could buy wherever you are travelling!

From this, I get an idea to write about my postcards in Traveler's Passport. It might look so boring, but I hope through this post I could spread the "postcards fever" to all travelers around the world!

So, here is my first postcard in Europe - the one originated from Vatican. I sent it on July 2nd, 2012 from post office in Vatican.

The price for each postcard is around 50 cent - 1 Euro and the stamps costed around 1.60 Euro.



Since it was the first time, I sent three postcards to Indonesia and took picture from each of them! :)

Comments

Popular posts from this blog

Menjelajahi Eropa Tengah part II-B : Tambang Garam Wieliczka

Howdy, travelers!  Kembali lagi di travel series Menjelajahi Eropa Tengah . Di pos travel series terakhir, saya membagikan informasi mengenai negara Polandia dan juga kunjungan ke Museum Auschwitz . Pos ini merupakan lanjutan dari perjalanan saya di Polandia yang difokuskan di   kota Krakow  dan  tambang garam bawah tanah Wieliczka . Oleh karena itu, untuk kalian yang baru berkunjung, kalian dapat terlebih dahulu membaca pos  Menjelajahi Eropa Tengah Part II-A : Museum Auschwitz  untuk mengetahui beberapa informasi penting mengenai Polandia dan juga cerita dari kunjungan saya ke Museum Auschwitz di kota Oswiecim, Polandia. Setelah mengetahui informasi tentang Polandia dan berkunjung ke Museum Auschwitz, sekarang saatnya mengunjungi kota Krakow! Let's go! . . Berkeliling kota Krakow  Kota Krakow adalah kota kedua terbesar setelah Warsaw dan sedang dipromosikan sebagai kota tujuan wisata oleh pemerintah Polandia. Sebagai k...

5 Makanan yang Tidak Boleh Terlewatkan di Vienna

Halo travelers! Setelah puas  berwisata kuliner di Yunani  dan Salzburg ,  sekarang mari kita bergeser sedikit ke kota lain yang juga berada di Austria. Kota ini merupakan ibukota dari Austria dan juga sering disebut sebagai pusat musik klasik di dunia. Seperti Salzburg, kalian dapat melihat kalau kota ini sarat akan karya seni - kalian dapat melihat orang-orang berkostum Mozart menjual tiket konser musik klasik di jalanan - alunan musik klasik di setiap toko souvenir - dan disini pula lah tempat salah satu Hall musik terbaik di dunia - Musikverein. Di kota "klasik" inilah, tempat wisata kuliner kita selanjutnya - VIENNA ! Prepare your stomach, travelers ! 1. Sacher Torte Source : sacher.com Sacher Torte - jawaban pertama yang akan muncul di google ketika kalian mencari mengenai kuliner di Vienna. Sacher Torter merupakan kue coklat khas Vienna yang merupakan kue hasil karya Franz Sacher di tahun 1832. Dari tahun 1832, popularitas Sacher Tort...

From Rome with Laugh and Sweat

Selamat pagi dari Roma!  Setelah menikmati sunset di gondola , bermalam di rumah musim panas , dan menghabiskan 6 jam tak terlupakan di kereta , sekarang saya akan menceritakan perjalanan di kota Roma - yang sering disebut sebagai ibukota dunia. :) Somehow, I just love this photo <3   *** Perjalanan saya dan teman-teman di Roma dimulai dengan pencarian Fontana di Trevi - Trevi Fountain or bahasa Indonesianya   air mancur Trevi .  Piazza Republica Dari apartment, kita menggunakan metro ke Piazza Republica , karena tidak ada metro yang langsung menuju Trevi. Alhasil, dari Piazza Republica kalian perlu berjalan sekitar 10 - 15 menit untuk akhirnya bisa sampai ke Trevi Fountain .  Trevi Fountain yang super keren <3 Jujur, saya langsung merinding waktu pertama kali melihat Trevi Fountain. It is realllllllyyy beautiful - bahkan lebih keren dari yang ditayangkan di TV atau film atau bahkan di setiap foto yang saya...