Skip to main content

Postcard #1: Vatican

The one and only post office in Vatican
Postcards and travelling are so closely related.

I learned it for the first time when my friend told me that she has sent many postcards to Indonesia while she was staying in Germany. I laughed at her at first but the more I travel, I realized that even though postcards do not too popular in Indonesia, but it IS in other countries. And, postcards are the CHEAPEST authentic souvenirs you could buy wherever you are travelling!

From this, I get an idea to write about my postcards in Traveler's Passport. It might look so boring, but I hope through this post I could spread the "postcards fever" to all travelers around the world!

So, here is my first postcard in Europe - the one originated from Vatican. I sent it on July 2nd, 2012 from post office in Vatican.

The price for each postcard is around 50 cent - 1 Euro and the stamps costed around 1.60 Euro.



Since it was the first time, I sent three postcards to Indonesia and took picture from each of them! :)

Comments

Popular posts from this blog

From Venice with love

Seperti yang sudah saya tulis di pos sebelumnya , di bulan Juni ini saya akan membahas mengenai Italia. Di pos kali ini, saya akan membagikan pengalaman travelling saya di Venice, kota pertama yang saya kunjungi di Italia. Venice, 30 Juni 2012  Untuk sampai ke Venice, saya menggunakan pesawat Ryan Air dengan tujuan Venice Treviso. Dari airport Treviso, saya menggunakan bis airport ke stasiun kereta Mestre , yaitu stasiun kereta utama dimana kalian bisa dengan mudah menemukan kereta ke Venice. Perjalanan dari airport Venice Treviso ke Mestre memakan waktu sekitar 40 - 50 menit dengan harga tiket bis 7 Euro untuk 1 trip. Kalian bisa membeli tiket bis ini langsung di pesawat atau melalui mesin penjual tiket di airport. Sebenarnya, ada bis yang langsung menuju ke Venice, namun berhubung saya harus check-in dulu di Camping Jolly, saya menggunakan bis tujuan Mestre. Mesin penjual tiket bis airport Dari Mestre, saya mencari bis untuk menuju ke Camping Jolly. J...

Menjelajahi Eropa Tengah Part IV-C (FINAL) : Musik Klasik dan Vienna

Sampai juga kita di cerita perjalanan saya yang terakhir di kota Vienna. Setelah berkeliling kota Vienna selama dua hari ( Tur part 1 , Tur part 2 ), di pos yang terakhir ini, saya akan memfokuskan untuk menulis tentang musik klasik yang identik dengan kota Vienna.  Enjoy reading! Musik klasik dan Vienna – merupakan 2 hal yang tidak bisa dipisahkan. Bagaimana tidak, mengingat banyak sekali composer music klasik terkenal yang berasal dari ibukota Negara Austria ini. Mozart, Chopin, Johan Strauss adalah sebagian composer ternama yang berasal dari Austria. Karya mereka masih sering diperdengarkan dan dibuat menjadi ratusan album hingga saat ini. Konser Musik klasik di Musikverein, Vienna Melihat dari sejarah perkembangan music klasik di Negara Austria, banyak sekali wisatawan asing dan juga pecinta music klasik rela untuk terbang jauh-jauh ke Austria untuk belajar music klasik dan juga menonton konser music klasik yang selalu digelar setiap harinya di Austria. Da...

Menjelajahi Eropa Tengah part II-B : Tambang Garam Wieliczka

Howdy, travelers!  Kembali lagi di travel series Menjelajahi Eropa Tengah . Di pos travel series terakhir, saya membagikan informasi mengenai negara Polandia dan juga kunjungan ke Museum Auschwitz . Pos ini merupakan lanjutan dari perjalanan saya di Polandia yang difokuskan di   kota Krakow  dan  tambang garam bawah tanah Wieliczka . Oleh karena itu, untuk kalian yang baru berkunjung, kalian dapat terlebih dahulu membaca pos  Menjelajahi Eropa Tengah Part II-A : Museum Auschwitz  untuk mengetahui beberapa informasi penting mengenai Polandia dan juga cerita dari kunjungan saya ke Museum Auschwitz di kota Oswiecim, Polandia. Setelah mengetahui informasi tentang Polandia dan berkunjung ke Museum Auschwitz, sekarang saatnya mengunjungi kota Krakow! Let's go! . . Berkeliling kota Krakow  Kota Krakow adalah kota kedua terbesar setelah Warsaw dan sedang dipromosikan sebagai kota tujuan wisata oleh pemerintah Polandia. Sebagai k...