Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2013

Two Girls who Embrace the Sea

Shorties terakhir dari Yunani untuk menutup bulan Mei. Setelah belajar bahasa Yunani, berkeliling di Athena,  menjajaki Parthenon dan terakhir mencoba kuliner khas Yunani, saatnya kita beranjak ke laut Aegean yang juga menyimpan jutaan pesona dari negara Yunani.

Sesuai dengan judulnya, "Two Girls who Embrace the Sea", saya akan bercerita tentang perjalanan RR tour ke laut, yaitu laut Aegean. Seperti shorties sebelumnya, judul ini terinspirasi dari drama Korea yang berjudul "The Moon that Embraces the Sun." :)


Belum lengkap ke Yunani kalau kalian belum mencoba berlayar di laut Aegean. Itulah hal pertama yang diungkapkan oleh orang lokal Yunani yang saya temui di Belanda.

Pertama, saya tidak berniat untuk berlayar, karena waktu kunjungan saya yang singkat dan faktor biaya perahu - yang saya kira akan menguras dompet saya. Untunglah saya bertemu dengan orang Yunani dan ia menceritakan banyak hal menarik dan tentu saja menyarankan saya untuk berkunjung ke pulau Aegina …

Pesona kota Athena : Syntagma, Monastiraki dan Plaka

Setelah membahas bahasa Yunani di pos sebelumnya, sekarang saya akan memperkenalkan ibukota dari Yunani, yaitu kota Athena. 
Kota Athena merupakan salah satu tempat tujuan wisata utama di Yunani. Di kota inilah kalian bisa menemukan situs peninggalan bersejarah yang sudah berumur ribuan tahun, mulai dari gedung Parthenon yang terletak di puncak Akropolis Athena, sampai ke Museum Arkeologi Nasional yang menyimpan ribuan patung-patung dan relik sejarah yang ditemukan di Yunani. 

Selain dari wisata sejarahnya, kota Athena juga menyimpan segudang keunikan di setiap sudut kotanya. Syntagma, Monastiraki dan Plaka, merupakan tempat utama dimana seluruh turis lokal dan mancanegara berkumpul untuk merasakan kehidupan kota Athena. Di tempat ini kalian dapat menemukan restoran khas Yunani yang menyajikan makanan khas yang menggugah selera, souvenir khas Yunani yang unik, deretan toko pembuat tas dan sepatu dan situs sejarah yang bisa kalian temukan di tengah kota. 

Berikut hal-hal yang bisa kali…

Word-strings

Mulai dari pertengahan bulan Mei ini, saya akan bercerita tentang perjalanan saya ke Yunani. Perjalanan saya ke Yunani relatif singkat, hanya 4 hari 3 malam namun, saya mendapatkan banyak sekali pengalaman yang menarik, menyenangkan, dan juga menyeramkan. Banyak pelajaran yang bisa saya petik dari perjalanan saya ini, salah satunya adalah bagaimana menghadapi perbedaan bahasa atau bahasa kerennya, "language barriers".  Perbedaan bahasa kerap kali menjadi salah satu alasan utama mengapa para wisatawan tidak mau mengunjungi negara asing. Mereka selalu berpikiran kalau mereka tidak mengerti bahasa lokal, mereka tidak akan bisa berkomunikasi dengan warga sekitar, tidak bisa menemukan tempat yang dituju (baca: nyasar), dan yang paling ditakuti, tidak bisa membedakan mana orang baik dan orang jahat (baca: pencopet, penipu, dkk). Well, mungkin memang banyak hal yang bisa membahayakan keselamatan diri karena perbedaan bahasa, tapi jangan biarkan ketakutan kalian menghalangi kalian …

Postcard #5 : Neuschwanstein

My gift for you, the Neuschwanstein castle's fans. 


Since I could not take ANY pictures inside the castle, I bought these postcard to remind me about those wonderful chandeliers, the glamorous gold colored hall, the King's bedroom, the secret garden complete with the cave inside the castle, and the sad stories of the king - who could not live long enough to live in his fairy tale castle. 
This postcard costed about 1 Euro. It is more expensive because, tourist could not take take pictures inside the castle. :( 
'
For you who missed my previous post about Neuschwanstein castle, check it here