Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Shorties

The Dark and Shining Berlin

I suuupperrr love the title spun (and also the drama - The Lonely and Shining Goblin). Ha. Di Shorties kali ini, saya ingin menceritakan 1 Day trip ke Berlin, ibukota Jerman. Sebagai fans tim sepakbola Jerman, saya sudah ngefans banget sama Jerman dan mimpi masa SD saya itu mengunjungi Berlin dan melihat Berlin Wall! Saya bingung kenapa saya gak bahas trip ke Berlin ini lebih awal. Well, better late (by 5 years) than never.  Ok, let's go to see that Dark and Shining Berlin.  Di salah satu kawasan Tembok Berlin *** Berlin. Sebagai ibukota sebuah negara maju, tidak aneh banyak hal yang WOW yang saya temukan di Berlin. Tapi, dibalik kemegahannya, saya lebih tertarik melihat sejarah bagaimana perubahan kota ini, yang dulunya sempat terpecah menjadi Berlin Barat dan Timur. Petualangan saya dimulai dari gerbang Brandenburg (bhs Jerman: Brandenburger Tor). Berdasarkan sejarah, gerbang ini dibangun untuk melambangkan kedamaian dan semenjak itu, Uni Eropa menggunakan...

City Runner

Yey - setelah beberapa bulan menghilang dari dunia blogging, akhirnya saya bisa mengumpulkan niat yang cukup untuk melanjutkan kisah perjalanan saya. OK, buat kalian yang ketinggalan, di pos-pos sebelumnya saya sedang bercerita tentang kunjungan saya ke Italia, yaitu di kota Venice  dan  Roma . Vatican at the first sight :)  *** Hari terakhir saya di Italia ditutup dengan kunjungan ke negara (kota?) terkecil di dunia yang juga menjadi pusat dari agama Katolik di dunia, Vatikan . Saya merasa cukup beruntung karena saya mendapat kesempatan untuk mengikuti Scavi Tour yang sangat terbatas untuk turis asing. (read:  Scavi Tour yang misterius  ) Cerita saya berawal dari pagi hari, dimana Scavi tour dijadwalkan akan dimulai pada pukul 09.00. Berhubung apartment saya cukup jauh dari pusat kota, saya berencana untuk berangkat dari pukul 07.30. TAPI, ada beberapa hal yang perlu diurus dan saya pun akhirnya berangkat pada pukul 08.00. Well, hitungan teori s...

6 Travellers, 1 Compartment, and 6 Hours.

Melanjutkan pos saya sebelumnya, it's time to say goodbye to Venice dan sekarang saya sedang berada di kereta tujuan Roma. Phantom of the . . . compartment? Berangkat dari stasiun kereta St. Lucia di Venice, perjalanan ke Roma memakan waktu sekitar 6 jam dengan menggunakan kereta cepat biasa. Kalau kalian menggunakan kereta cepat (banget) atau selevel dengan ICE, perjalanan dari Venice ke Roma cukup memakan waktu sekitar 3-4 jam. Sebenarnya, saya tidak terlalu suka untuk melakukan perjalanan jauh di siang hari karena: 1) membuang-buang waktu, 2) perjalanan akan terasa panjanggg sekali, 3) tidak menghemat biaya penginapan. Tapi, berhubung pada saat itu saya mendapatkan tiket kereta murah - hanya sekitar 25 Euro dari Venice ke Roma. Selain itu, saya juga pergi bersama dengan 5 teman saya - yang membuat perjalanan selama 6 jam itu terasa lebihh cepat. Well, that is why we need travel companions. :)  The one and only group pics in Venice :') Kehebohan sudah dimula...

Two Girls who Embrace the Sea

Shorties terakhir dari Yunani untuk menutup bulan Mei. Setelah belajar bahasa Yunani , berkeliling di Athena ,   menjajaki Parthenon dan terakhir mencoba kuliner khas Yunani , saatnya kita beranjak ke laut Aegean yang juga menyimpan jutaan pesona dari negara Yunani. Sesuai dengan judulnya, " Two Girls who Embrace the Sea ", saya akan bercerita tentang perjalanan RR tour ke laut, yaitu laut Aegean. Seperti shorties sebelumnya, judul ini terinspirasi dari drama Korea yang berjudul " The Moon that Embraces the Sun ." :) Pemandangan laut Aegean Belum lengkap ke Yunani kalau kalian belum mencoba berlayar di laut Aegean. Itulah hal pertama yang diungkapkan oleh orang lokal Yunani yang saya temui di Belanda. Pertama, saya tidak berniat untuk berlayar, karena waktu kunjungan saya yang singkat dan faktor biaya perahu - yang saya kira akan menguras dompet saya. Untunglah saya bertemu dengan orang Yunani dan ia menceritakan banyak hal menarik dan tentu saja menyara...